AC Milan Incar Tiket Liga Champions di Markas Genoa

genoa vs ac milan

GENOVA – Pekan ke-37 Serie A Italia musim 2025/2026 menyajikan duel penuh tensi tinggi yang mempertemukan Genoa melawan raksasa Lombardia, AC Milan. Laga yang digelar di Stadion Luigi Ferraris (Marassi) pada Minggu (17/5/2026) pukul 15.30 waktu setempat ini menjadi panggung penentuan bagi armada I Rossoneri dalam mengamankan posisi mereka di zona empat besar demi selembar tiket ke Liga Champions musim depan.

Bagi AC Milan yang kini berada di bawah kepemimpinan taktis Massimiliano Allegri, akhir musim ini terasa layaknya roller coaster. Setelah sempat unggul nyaman dari kejaran para pesaingnya di peringkat kelima, rentetan hasil kurang memuaskan dalam satu setengah bulan terakhir membuat posisi Milan terjepit. Bertamu ke markas Genoa bukanlah perkara mudah, mengingat klub pelat merah asal Liguria tersebut selalu menyajikan atmosfer neraka bagi tim-tim papan atas.


Konteks Laga: Nestapa Milan dan Ketangguhan Genoa

AC Milan datang ke pertandingan ini dengan beban berat di pundak mereka. Kekalahan mengejutkan dan rapuhnya lini pertahanan menjadi musuh utama Allegri belakangan ini. Rossoneri tercatat sangat mudah kebobolan dalam beberapa laga terakhir; mulai dari kemasukan tiga gol dari Udinese, dua gol dari Sassuolo, hingga dihantam tiga gol oleh Atalanta.

Dalam konferensi pers pralaga di Milanello, Massimiliano Allegri tidak menampik bahwa anak asuhnya sedang mengalami periode sulit secara psikologis.

“Kami tahu fase akhir musim ini akan berjalan sangat rumit. Tim telah bekerja keras di kamp latihan untuk memulihkan kebugaran dan fokus. Di AC Milan, target tertinggi adalah kewajiban. Kami kehilangan keuntungan poin dari posisi kelima, jadi besok kami harus bermain dengan organisasi pertahanan yang kokoh dan kesabaran yang tinggi,” tegas Allegri.

Di kubu tuan rumah, Genoa yang ditangani dengan disiplin tinggi bertengger di papan tengah klasemen dengan raihan 41 poin dari 36 laga. Tim berjuluk Il Grifone ini dikenal sebagai pembunuh raksasa yang sangat pragmatis. Menariknya, tujuh dari sepuluh kemenangan Genoa di liga musim ini diraih dengan margin tipis tepat satu gol. Hal ini menunjukkan betapa liat dan solidnya organisasi permainan mereka ketika sudah unggul.


Badai Absen dan Comeback Bertopeng Luka Modrić

Kedua tim tidak dapat menurunkan kekuatan penuh mereka dalam laga krusial ini akibat badai cedera dan akumulasi kartu. Krisis paling nyata dialami oleh AC Milan di sektor penyerangan dan sayap. Sang bintang utama, Rafael Leão, terpaksa absen akibat suspensi kartu kuning, ditemani oleh Pervis Estupiñán dan Alexis Saelemaekers yang juga harus menjalani hukuman serupa. Tak hanya itu, Christian Pulisic diragukan tampil penuh akibat masalah otot, menyisakan opsi tipis di lini depan antara memainkan Christopher Nkunku atau memaksakan skema darurat.

Namun, secercah harapan muncul bagi Milanisti. Gelandang legendaris mereka, Luka Modrić, dipastikan masuk ke dalam skuad setelah pulih dari cedera patah tulang pipi. Maestro lapangan tengah asal Kroasia tersebut terlihat sudah berlatih menggunakan topeng pelindung wajah khusus dan siap mengomandoi lini tengah bersama Adrien Rabiot. Di lini depan, bomber gaek Niclas Füllkrug serta Santiago Gimenez dilaporkan dalam kondisi fit dan siap menjadi ujung tombak utama sejak menit pertama.

Di sisi lain, Genoa juga kehilangan beberapa pilar pentingnya. Mantan penyerang sayap AC Milan, Junior Messias, dipastikan absen akibat cedera otot paha, begitupun dengan Brooke Norton-Cuffy dan bek muda Sebastian Otoa yang masih berada di ruang perawatan. Kendati demikian, Alberto Gilardino tetap optimistis kolektivitas anak asuhnya mampu meredam agresivitas tim tamu.


Mengenang Drama Jilid Pertama di San Siro

Pertemuan pertama kedua tim pada Januari 2026 lalu di San Siro menyisakan memori dramatis yang membekas. Saat itu, Genoa mengejutkan publik Milan lewat gol pembuka dari penyerang pinjaman, Lorenzo Colombo, pada menit ke-27. Milan frustrasi sepanjang laga dan baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 secara dramatis lewat sepakan Rafael Leão pada masa injury time (menit 90+2′).

Drama tidak berhenti di situ. Pada menit ke-90+9, Genoa mendapatkan hadiah penalti setelah pelanggaran di kotak terlarang. Namun, eksekusi penalti dramatis di menit ke-99 tersebut gagal berbuah gol berkat aksi penyelamatan heroik. Hasil imbang tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan Milan atas Genoa sejak Maret 2020 dengan catatan 6 kemenangan dan 4 hasil imbang.


Catatan Taktis dan Prediksi Jalannya Pertandingan

Bermain di bawah sengatan cuaca panas kota pelabuhan Genova pada waktu siang hari akan menguras fisik kedua tim. Pertandingan diprediksi berjalan dengan tempo sedang di awal babak, di mana Genoa akan cenderung menunggu di area pertahanan sendiri menggunakan formasi kompak lima bek yang digalang Leo Østigård dan Johan Vásquez.

Scroll to Top