Stadion BC Place di Vancouver menjadi saksi bisu momen paling bersejarah dalam sepak bola Kanada. Pada Kamis (18/6/2026) malam waktu setempat, tim nasional Kanada meraih kemenangan pertama mereka di ajang Piala Dunia FIFA dengan membantai Qatar enam gol tanpa balas dalam laga kedua Grup B. Kemenangan telak ini tidak hanya menjadi pesta gol bagi para penggemar tuan rumah, tetapi juga menempatkan skuad asuhan Jesse Marsch di puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat poin.
Dominasi Total di BC Place
Sejak menit awal, Kanada tampil menekan dan langsung menguasai lini tengah. Keran gol Kanada dibuka oleh Cyle Larin pada menit ke-16 yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Qatar. Setelah keunggulan tersebut, mental pemain Qatar tampak goyah. Jonathan David kemudian tampil sebagai bintang utama malam itu dengan mencetak tiga gol (hattrick) pada menit ke-29, 45+3′, dan gol penutup pada menit ke-90+1′.
Dominasi Kanada semakin tak terbendung setelah Qatar harus bermain dengan sepuluh pemain akibat kartu merah yang diterima Homam Ahmed pada menit ke-33. Keunggulan jumlah pemain ini dimanfaatkan dengan baik oleh Kanada, termasuk melalui gol Nathan Saliba pada menit ke-64. Penderitaan Qatar bertambah setelah Assim Madibo diusir wasit pada menit ke-53, dan sebuah gol bunuh diri dari pemain Qatar, Mohammed Manai, pada menit ke-75 melengkapi pesta gol tuan rumah.

Catatan Rekor dan Insiden Cedera
Performa fenomenal Jonathan David membuatnya menjadi pemain pertama sejak Geoff Hurst pada tahun 1966 yang mencetak hattrick di Piala Dunia yang berlangsung di kandang sendiri. Pencapaian ini disambut gemuruh oleh lebih dari 52.000 penonton yang memadati BC Place. Namun, kemenangan bersejarah ini harus dibayar dengan harga mahal. Gelandang energik Kanada, Ismaël Koné, mengalami cedera kaki kiri yang serius akibat tekel keras dari Assim Madibo, pemain yang akhirnya menerima kartu merah karena insiden tersebut. Momen ketika Koné harus ditandu keluar lapangan memberikan suasana haru di tengah kegembiraan para pendukung Kanada.
Dampak pada Peta Persaingan Grup B
Dengan hasil ini, Kanada kini mengumpulkan empat poin, sejajar dengan Swiss yang berada di posisi kedua, namun unggul dalam selisih gol. Situasi ini menempatkan Kanada dalam posisi yang sangat menguntungkan untuk melaju ke babak gugur 32 besar. Di sisi lain, Qatar masih terpuruk di dasar klasemen dengan satu poin dari dua pertandingan dan menghadapi tantangan besar untuk bisa bertahan di turnamen ini.
Kemenangan ini merupakan bukti nyata dari kemajuan sepak bola Kanada di bawah arahan Jesse Marsch. Setelah hasil imbang 1-1 melawan Bosnia dan Herzegovina pada laga pembuka, performa agresif dan disiplin yang ditunjukkan melawan Qatar menjadi sinyal bagi tim-tim lain bahwa Kanada adalah kekuatan yang harus diperhitungkan di Piala Dunia 2026 ini. Pertandingan terakhir fase grup melawan Swiss di Vancouver mendatang dipastikan akan menjadi laga penentu bagi kedua tim untuk mengamankan posisi juara grup.




